MENGANALISIS,
KONSEP, UNSUR, PRINSIP, BAHAN DAN TEKNIK KARYA SENI RUPA
LUKISAN GADIS DENGAN
ANTING-ANTING MUTIARA
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Seni Budaya
Semester I

Disusun Oleh :
·
Amidah
·
Nyai Minkhatul Maula
·
Ranti
·
Witri Widiyanti
Kelas XI IPS 3
SMAN 1
TUKDANA
Jl. Krn III Karangkerta Kec. Tukdana
Kab. Indramayu
2018
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan
kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas rahmat, karunia, anugerah hidup dan
kesehatan yang telah kami terima. Serta petunjuk-Nya sehingga memberikan
kemampuan dan kemudahan bagi kami dalam membuat makalah ini.
Tujuan makalah ini adalah untuk
mengembangkan pengetahuan sejarah dari masing-masing kelompok, Kami menyadari
bahwa makalah ini mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari, oleh
karena itu kritik saran yang bersifat membangun selalu kamu harapkan demi
terwujudnya makalah ini dengan baik.
Demikian kata pengantar yang bisa
kami sampaikan, semoga dengan makalah ini dapat menambah wawasan dan
pengetahuan.
Penyusun
Indramayu,
Oktober 2018
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................... i
DAFTAR ISI .......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang .............................................................................................. 1
1.2
Rumusan
Masalah ......................................................................................... 1
1.3
Tujuan
Masalah.............................................................................................. 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1
Konsep
......................................................................................................... 2
2.2
Unsur
............................................................................................................. 2
2.3
Prinsip
............................................................................................................ 3
2.4
Bahan
............................................................................................................ 3
2.5
Teknik
............................................................................................................ 3
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan
.................................................................................................... 4
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Girl dengan Pearl Earring adalah
salah satu dari lebih dari empat puluh gambar perempuan diciptakan oleh Vermeer
dan dengan demikian sudah jelas bahwa ia memiliki minat dalam peran sosial
budaya perempuan. Bisa dikatakan bahwa dia menghargai peran mereka dalam
menjaga cara idealis hidupnya dengan memastikan agar dalam rumah tangga dan
membesarkan anak-anak dalam nilai-nilai Kristen. Oleh karena itu, perempuan
memainkan peran penting dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai moral dari
generasi ke generasi. Vermeer digambarkan perempuan dalam pemikiran keheningan
dan juga sebagai mendorong gambar yang terinspirasi homogen.
Dengan lukisan ini pemirsa
ditangkap oleh subjek dan percaya mereka telah menarik perhatiannya dan
menyebabkan dia mengubah kepalanya. Ini adalah lukisan sensual dengan gadis itu
menatap penampil dengan mata lebar dan mulut terbuka dan ada suasana misteri
seputar identitasnya.
1.2
Rumus Masalah
a
Apa Konsep Lukisan
Gadis dengan
Anting-Anting Mutiara ?
b
Apa unsur
Lukisan Gadis dengan Anting-Anting Mutiara ?
c
Sebutkan
bagian-bagian Lukisan Gadis dengan Anting-Anting Mutiara ?
d
Apa saja
bahan-bahan untuk membuat Lukisan Gadis dengan
Anting-Anting Mutiara
?
e
Apa teknik Lukisan
Gadis dengan
Anting-Anting Mutiara ?
1.3 Tujuan Penulisan
Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Seni Budaya Kelas XI IPS 2
BAB II
PEMBAHASAN
MENGANALISA LUKISAN GADIS DENGAN ANTING-ANTING MUTIARA
2.1
Konsep
Karya dari Johannes Vermeer , Griet, gadis pelayan berusia enam belas
tahun, berbagi kemampuan melihat segala sesuatu dengan mata seorang seniman
dengan majikannya, pelukis Johannes Vermeer. Vermeer (1632–1675) dikenal dengan
lukisan-lukisannya yang selalu bersetting indoor dan sering memfokuskan pada
potret masyarakat kelas menengah. Ia juga terkenal sangat lamban dalam
menyelesaikan lukisannya, sehingga beberapa pihak menyebutnya pelukis yang
tidak produktif. Kembali ke Griet, akibat kondisi keuangan keluarga yang sangat
sulit setelah ayahnya tertimpa kecelakaan, suatu hari Griet dikirim ke rumah
keluarga Vermeer untuk bekerja. Tugas utamanya adalah membersihkan studio sang
pelukis tanpa merubah apa pun yang menjadi objek yang sedang dilukis oleh
Vermeer.

2.2 Unsur
Ketika ayahnya megalami
kecelakaan dan tidak bisa bekerja lagi, Griet terpaksa menjadi pelayan di rumah
keluarga pelukis terkenal, Johanes Vermeer. Di rumah itu, dia harus menghadapi
anak-anak keluarga Vermeer yang nakal dan tugas-tugas yang berat. Tapi tantangan
terbesar baginya adalah Catharina, istri Vermeer, yang pencuriga dan
pencemburu. Meskipun demikian, Griet sangat mengagumi Vermeer. Dia terpesona
pada karisma pria itu dan caranya melukis. Perlahan tumbuh cinta di hatinya.
Cintanya begitu halus, dan ia berusaha menyimpan serta mengakui perasaan
itu.Tak dinyana, sang majikan pun tertarik padanya. Suatu hari Jhanes Vermeer
memutuskan melukis Griet. Tapi pria itu menginginkan satu hal, dia mau pelayan
bermata besar itu mengenakan anting-anting mutiara Catharina.Griet tahu
Catharina akan sangat marah bila melihat anting-anting itu dikenakan seorang
pelayan, tapi dia sanggup menolak permintaan pria yang dikasihinya, ketika
cinta di antara mereka mungkin bersemi...
2.3 Prinsip
Gadis dengan Anting-Anting Mutiara
(bahasa Belanda:
Het
Meisje met de Parel atau bahasa
Inggris: Girl with a Pearl Earring) adalah salah satu lukisan
adikarya pelukis
Belanda
Johannes Vermeer.
Seperti ditulis pada judulnya, pusat perhatian lukisan ini adalah anting-anting
mutiara
yang dipakai seorang gadis. Sekarang lukisan ini disimpan di galeri Mauritshuis,
Den
Haag.
Lukisan ini kadang-kadang disebut Mona Lisa dari Utara atau "Mona Lisa Belanda".
2.4 Bahan
Literatur Vermeer yang
lebih baru mengatakan lukisan ini sebagai sebuah lukisan tronie
atau definisi Belanda abad ke-17 untuk lukisan wajah/kepala
yang tidak dimaksudkan sebagai sebuah potret. Setelah lukisan ini direstorasi
pada tahun 1994, skema warna yang halus dan keintiman dalam pandangan mata
gadis telah berhasil diperkuat. Sewaktu direstorasi, latar belakang yang
berwarna gelap (meski sekarang terlihat agak burik) diketahui awalnya
dimaksudkan pelukis untuk berwarna hijau tua. Efek ini dihasilkan dari mengulas
lapisan cat transparan tebal yang disebut glasir, di atas latar belakang
berwarna hitam yang tampak sekarang. Namun, dua pigmen organik dari glasir
hijau, indigo dan weld sudah pudar.
2.5 Teknik
Lukisan
itumenampilkan figur seorang gadis yang memakai serban, beranting-anting
mutiara dan berlatar belakang gelap. Posenya seolah “memergoki” kita dengan dua
matanya yang lembut. Pencitraan dari kesan kecantikan yang tersembunyi.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Secara umum, pengetahuan tentang Vermeer
dan karya-karyanya sangat sedikit. Lukisan ini ditandatanganinya sebagai "IVMeer"
tetapi tidak diberi angka tahun. Lukisan ini mungkin merupakan karya yang
dikerjakan oleh pelukis lain, tetapi tidak diketahui pelukisnya. Kemungkinan
lukisan Gadis dengan Anting-Anting Mutiara ini dimaksudkan sebagai sebuah
potret konvensional
3.2 Saran
Penulis
menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab
itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga
Dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman.
Amin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar